HIKIKOMORI & MEMBACA SURAT CINTA-NYA

Edisi : Minggu, 01 Mei 2016

HIKIKOMORI

Bacaan Alkitab: 1 Raja-raja 19:1-18

Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku. (1 Raja-raja 19:4)

Hikikomori adalah istilah bahasa Jepang untuk menggambarkan orang yang suka menyendiri, menjauhi kehidupan sosial. Mereka mengurung diri di kamar selama beberapa waktu, bahkan sampai bertahun-tahun. Mereka melakukannya karena tidak tahan menanggung tekanan hidup. Mereka stres dan depresi.

Tekanan hidup dialami oleh semua orang, tanpa pandang bulu. Elia juga pernah mengalami beratnya tekanan. Ia meminta Tuhan untuk mengambil nyawanya (ay. 4) dan merasa sendirian (ay.10, 14). Itu tanda bahwa Elia depresi. Mengapa? Harapannya untuk membuat orang meninggalkan penyembahan berhala—setelah ia memusnahkan 450 nabi Baal dan 400 nabi Asyera—tidak membuahkan hasil. Raja dan rakyat Israel tidak juga berbalik kepada Tuhan (ay. 1). Ia merasa gagal. Ditambah lagi, Izebel bersumpah hendak membunuhnya (ay. 2).

Tuhan tidak meninggalkan Elia yang terpuruk. Tuhan memperhatikan kebutuhan jasmani Elia (ay. 5-8). Sesuatu yang tampak sepele, namun begitu penting bagi Elia. Tuhan lalu menyadarkan Elia atas tanggung jawab yang Elia emban dengan bertanya, “Apakah kerjamu di sini? (ay. 9, 13). Tuhan juga memberikan tanggung jawab baru kepada Elia untuk mengurapi beberapa orang pilihan Tuhan (ay. 15). Akhirnya, Tuhan menunjukkan pada Elia bahwa pelayanannya selama ini tidaklah sia-sia karena masih ada tujuh ribu orang Israel yang tidak menyembah berhala (ay. 18).

Jika saat ini kita mengalami tekanan, stres, bahkan depresi, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

JANGANLAH MEMPRAKTIKKAN HIKIKOMORI;
TUHAN SELALU MENEMANI KITA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/04/29/renungan-sore-29042016

MEMBACA SURAT CINTA-NYA

Bacaan Alkitab: 2 Timotius 3:10-17

Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)

Seorang ayah yang kaya pada saat anaknya berulang tahun menghadiahkan sebuah Alkitab dalam tas kulit. Meskipun sang ayah berharap anaknya senang menerima hadiah itu, ternyata si anak berharap akan mendapatkan hadiah mobil. Karena kecewa, anak itu bahkan tidak membuka tas Alkitab itu dan langsung menyimpannya begitu saja. Ia tidak tahu bahwa di dalam Alkitab terselip kunci mobil dari ayahnya. Setelah ayahnya menjelaskan, baru ia sadar.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, seberapa banyak kita membaca Alkitab? Jangan-jangan kita—seperti pemuda tadi—hanya menyimpannya. Seberapa sering kita merenungkan kembali dan memperhatikan firman-Nya di tengah aktivitas yang kita lakukan? Atau, kita hanya membawa Alkitab ketika hendak pergi ke gereja? Kalau begitu, bagaimana kita dapat mengetahui rencana dan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita jika kita jarang berinteraksi dengan firman-Nya?

Memang benar, ketika membaca Alkitab, kita tidak akan menemukan kunci mobil atau kunci rumah seperti dalam Alkitab pemberian ayah kaya tadi. Namun, Alkitab mengandung pesan dan surat cinta dari Tuhan kepada kita, anak-anak kesayangan-Nya. Tuhan ingin kita mengerti kehendak-Nya, kebajikan yang di siapkannya bagi hidup kita. Melalui Kitab Suci, Dia mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik kita dalam kebenaran (ay. 16). Karena itu, marilah membuka hati dan hidup kita, untuk memberikan tempat yang sepatutnya bagi firman-Nya, agar kehidupan kita diubahkan menurut kebenaran-Nya.

TUHAN MENYAMPAIKAN FIRMAN-NYA UNTUK MENGUNGKAPKAN KASIH-NYA
DAN MENUNTUN HIDUP KITA MENURUT KEBENARAN-NYA

 sumber:  https://gbimutiara.wordpress.com/2016/04/30/renungan-sore-30042016

Posted on 01/05/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: