MAUKAH ENGKAU SEMBUH? & AWAS KELIRU MENILAI!

Edisi : Minggu, 17 April 2016

MAUKAH ENGKAU SEMBUH?

Bacaan Alkitab Sore 15 April 2016: Yohanes 5:1-18

Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya, “Maukah engkau sembuh?” (Yohanes 5:6)

Apabila Anda berada di kolam Betesda saat itu dan mendengarkan pembicaraan Yesus dengan orang lumpuh yang terbaring di sana, bagaimana reaksi Anda? Mungkin Anda mengerutkan kening waktu mendengar Yesus bertanya, “Maukah engkau sembuh?”

Kening Anda mungkin akan lebih berkerut lagi ketika mendengar jawaban si lumpuh. Ia berkata, “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai guncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.” Rupanya ia sudah terlalu lama terbaring di sana (38 tahun!) sehingga saat ada orang yang bertanya apakah ia mau sembuh, ia sudah kehilangan niat untuk sembuh dan malah mencari alasan kenapa ia tetap sakit.

Tanpa sadar kita pun suka berlaku seperti orang lumpuh tadi. Ada dosa-dosa, kebiasaan, atau hal-hal tertentu yang membuat kita “lumpuh” secara rohani dan hal itu sudah berlangsung cukup lama. Berulang kali Tuhan lewat berbagai cara menawarkan kesembuhan, tetapi kita dengan berbagai alasan menolaknya, karena sudah terlalu lama hidup dengan ikatan tersebut. Bahkan mungkin kita berpikir, tidak ada harapan lagi untuk kita dipulihkan.

Kabar baiknya, tidak ada yang terlalu sulit bagi Tuhan, selama kita mau membuka diri. Rindukan kesembuhan, pemulihan yang Tuhan sediakan bagi kita. Jangan batasi diri dengan berpikir sudah tidak ada harapan. Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Bukalah hati dan biarkan kuasa-Nya membebaskan kita.

JANGAN TERBURU-BURU MENUTUP PINTU HARAPAN AKAN PEMULIHAN.
JANGAN MENOLAK ULURAN TANGAN-NYA YANG MENAWARKAN KESEMBUHAN.

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/04/15/renungan-sore-15042016

AWAS KELIRU MENILAI!

Bacaan Alkitab Sore 16 April 2016: Yohanes 7:14-24

Janganlah menghakimi menurut apa yang tampak, tetapi hakimilah dengan adil (Yohanes 7:24)

Sore itu suasana hening di sebuah kereta api bawah tanah tiba-tiba terganggu oleh ulah dua bocah. Mereka mengganggu penumpang lain. Si kecil menarik-narik koran yang sedang dibaca seorang penumpang, kadang merebut pena penumpang lain. Kakaknya berlari dan menabrak kaki penumpang yang berdiri karena gerbong itu penuh. Beberapa penumpang mulai terganggu dan menegur bapak kedua anak.

Bapak itu menenangkan kedua anaknya. Suasana kembali hening. Namun, tak lama, keduanya mulai bertingkah lagi. Malah semakin nakal. Si bapak kembali menenangkan mereka. Kejadian itu berulang beberapa kali sampai beberapa penumpang marah, mem bentak bapak itu.

Akhirnya bapak itu memohon maaf dan menjelaskan. “Tidak biasanya mereka bertingkah nakal seperti itu. Tadi pagi, kedua anak ini baru saja ditinggal oleh ibu yang sangat mereka cintai. Ia meninggal karena penyakit leukimia.” Para penumpang di gerbong itu pun terdiam.

Kita sering menghakimi orang berdasarkan apa yang tampak menurut ukuran manusia sehingga penghakiman kita keliru (ay. 24). Tuhan Yesus mengajarkan agar kita menghakimi dengan adil. Salah satunya, dengan berhati-hati tidak langsung menjatuhkan penghakiman, namun berusaha memahami terlebih dahulu latar belakang perbuatan seseorang. Kita bukan hanya melihat buah atau perbuatannya, melainkan memahami pula akar atau motivasinya. Dengan begitu, kita dapat merespons persoalan itu dengan tepat. Bukannya menghakimi, kemungkinan besar kita malah akan berbelaskasihan.

KENALI TERLEBIH DAHULU HAL YANG MELATARBELAKANGI TINDAKAN SESEORANG,
AGAR KITA TIDAK KELIRU MENILAI DAN MENANGGAPINYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/04/16/renungan-sore-16042016

Posted on 17/04/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: