DEWASA ROHANI & DEWASA DALAM KRISTUS

Edisi : Minggu, 20 Maret 2016

DEWASA ROHANI

Bacaan Alkitab: Efesus 4:17-32

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. (Efesus 4:32)

Mengukur kedewasaan fisik lebih mudah ketimbang mengukur kedewasaan rohani seseorang. Dari usia, bentuk tubuh, dan caranya berbicara saja mungkin kita bisa menilai kedewasaan seseorang. Tetapi cara-cara seperti itu tidak berlaku untuk menilai kedewasaan rohani. Lamanya seseorang menjadi pengikut Tuhan, kefasihannya dalam berdoa panjang-panjang, kesibukannya dalam mengikuti kegiatan pelayanan, bahkan kemurahan hatinya dalam memberi bantuan bukanlah ukuran yang tepat. Mengapa?Bisa jadi ia melakukan semua itu demi mengejar ambisi pribadi, pujian, atau mengurangi rasa bersalah.

Lalu, bagaimana menilai kedewasaan rohani? Salah satunya: kemampuan mengampuni kesalahan orang lain dengan tulus. Ketika Anda dan saya diperlakukan tidak adil oleh seseorang, difitnah, atau diserang dengan perkataan yang menyakitkan hati, apakah kita mau memaafkannya? Yesus Kristus mengampuni dosa manusia yang memusuhi-Nya. Ketika kita mengingat betapa hebatnya kasih Kristus ini dan bagaimana Dia mengampuni segala kesalahan kita, Dia juga memampukan kita mengampuni kesalahan orang lain.

Kristus menunjukkan kedewasaan rohani dalam tindakan-Nya yang tulus, mengasihi sesama tanpa membeda-bedakan, dan mau mengampuni kesalahan orang. Sejauh mana kita telah bertumbuh dewasa secara rohani? Apakah kita rindu untuk menyatakan kasih dan pengampunan Kristus kepada sesama yang bersalah kepada kita? Dengan mengingat kasih dan pengampunan Kritus, kita dapat belajar untuk mengampuni orang lain.

KEDEWASAAN ROHANI ITU BUKAN DARI LAMANYA MENJADI MURID,
MELAINKAN DARI KERELAAN MENGASIHI MENURUT TELADAN-NYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/03/18/renungan-sore-18032016

DEWASA DALAM KRISTUS

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 3:1-9

Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan bahwa kamu manusia duniawi dan hidup secara manusiawi? (1 Korintus 3:3)

Seseorang akan dianggap sudah dewasa, ketika menginjak usia tujuh belas tahun. Nah, bagaimana dengan orang yang sudah menjadi Kristen selama tujuh belas tahun? Dapatkah ia langsung dianggap sudah dewasa rohani? Jawabannya: tidak. Kedewasaan rohani seseorang bukan ditentukan dari berapa lama ia sudah menjadi Kristen. Bukan ditentukan dari berapa tinggi jabatannya di gereja. Bukan pula ditentukan dari kesibukannya dalam pelayanan.

Banyak hal dapat dijadikan alat ukur kedewasaan rohani, namun bukan hal-hal seperti di atas. Bagaimana alat ukur yang dipakai Rasul Paulus untuk jemaat di Korintus? Rasul Paulus menilai jemaat di Korintus belum dewasa dalam Kristus (ay. 1b). Alasannya, di antara mereka ada iri hati. Ada juga perselisihan antara mereka yang mengaku dari golongan Paulus dan mereka yang mengaku dari golongan Apolos. Hal itu menunjukkan bahwa mereka masih manusia duniawi dan masih hidup secara manusiawi (ay. 3-4). Ternyata, kedewasaan rohani seorang Kristen antara lain ditentukan dari sikapnya dalam menjalani kehidupan dengan sesama. Jika masih ada iri hati dan perselisihan, sebenarnya ia belum dewasa dalam Kristus.

Lupakan, berapa lama kita sudah menjadi Kristen. Lupakan, berapa tinggi jabatan kita di gereja. Lupakan juga, kesibukan kita dalam pelayanan. Baiklah kita melihat keadaan kita dengan saksama. Jika ada iri hati dan perselisihan, sesungguhnya kita belum dewasa dalam Kristus. Kita tidak lebih dari seorang anak yang masih harus menerima susu.

APAKAH ANDA DEWASA DALAM KRISTUS? ATAU ‘MERASA’ DEWASA DALAM KRISTUS?

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/03/19/renungan-sore-19032016

Posted on 20/03/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: