DIA MENEPATI JANJI & BERADA DI PIHAK ALLAH

Edisi : Minggu, 06 Maret 2016

DIA MENEPATI JANJI

Bacaan Alkitab: Kejadian 3:1-24

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.(Kejadian 3:15)

“Kami ingin bukti, bukan janji!” Kita sering mendengar seruan ini dilontarkan terhadap pejabat pemerintah hasil pilihan warga. Pada masa kampanye, mereka menebarkan aneka janji untuk membujuk warga memilih mereka. Namun, setelah menduduki jabatan di pemerintah, mereka lalai menepati janji tersebut. Masyarakat merasa tertipu karena janji si pejabat tidak terbukti.

Syukurlah, Tuhan setia terhadap janjiNya. Dia pasti menepatinya. Salah satu buktinya adalah sabda yang diucapkan-Nya dalam nas hari ini. Tuhan menepati janji ini ketika Sang Firman menjadi daging (Yoh. 1:14). Meskipun sudah lewat lima ribu tahun lebih setelah Dia bersabda, Tuhan tidak melalaikan janji-Nya. Sengketa antara keturunan ular dan perempuan itu mengakibatkan kematian Yesus di atas kayu salib. Dan benar saja, Yesus meremukkan kepala Iblis (Ibr. 2:14). Walaupun tumit keturunan perempuan itu remuk, kebangkitan Sang Firman dari kematian meniadakan kutuk maut (1 Kor. 15:55). Tuhan membuktikan bahwa janji-Nya bukanlah omong kosong belaka.

Mengingat kesetiaan Tuhan terhadap janji-Nya, apakah yang membuat kita takut menghadapi masa depan? Bukankah Dia telah berjanji untuk menyertai kita, orang percaya, sampai Kristus datang yang kedua kalinya? Manusia dapat mengingkari ikrarnya, namun Tuhan tidak pernah lalai menggenapi sabda-Nya. Dia selalu dan pasti menepat janji! Masihkah kita meragukan kesetiaan Tuhan dan menyamakan-Nya dengan manusia?

TIADA YANG LEBIH PASTI DARIPADA KESETIAAN TUHAN
DALAM MEMENUHI JANJI

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/03/04/renungan-sore-04032016
BERADA DI PIHAK ALLAH

Bacaan Alkitab: Mazmur 139:17-24

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal! (Mazmur 139:23-24)

Rasul Paulus menulis, ”Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Rm. 8:31). Pemazmur menulis, “Tuhan di pihakku. Aku tidak akan takut” (Mzm. 118:6). Namun, Abraham Lincoln pernah mengucapkan perkataan yang tampak bertentangan dengan hal itu. Saat itu Amerika Serikat sedang dilanda perang saudara antara pihak Utara, yang menentang perbudakan, dan pihak Selatan, yang hendak mempertahankan perbudakan. Salah seorang penasihat Lincoln berkata bahwa ia bersyukur karena Allah berada di pihak Utara. Lincoln menjawab, “Tuan, saya tidak khawatir apakah Allah berada di pihak kita atau tidak. Saya justru khawatir apakah kita berada di pihak Allah atau tidak.”

Apakah Lincoln salah berbicara? Rasanya tidak. Penyertaan Allah—bahwa Dia ada di pihak kita—adalah satu sisi mata uang. Dengan perkataan ini, Lincoln mengajak kita mawas diri, merenungkan sisi lainnya. Apakah kita merespons penyertaan Allah dengan mengikuti jalan-Nya? Apakah rencana kita sesuai dengan kehendak-Nya? Apakah pikiran dan tindakan kita selaras dengan kebenaran-Nya?

Jangan beranggapan bahwa Allah pasti akan senantiasa mendukung segala keinginan, rencana, pandangan, atau keputusan kita. Tidak mustahil rencana kita yang terbaik justru bertentangan dengan kehendak Allah. Marilah kita meneladani pemazmur yang berdoa, ”Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku… lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!” (Mzm. 139:23-24).

YANG PENTING BUKAN HANYA ALLAH DI PIHAK KITA
TETAPI APAKAH KITA JUGA DI PIHAK ALLAH

 sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/03/05/renungan-sore-05032016

Posted on 06/03/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: