YUNUS DALAM PERUT IKAN & BERPURA-PURA

Edisi : Minggu, 31 Januari 2016
YUNUS DALAM PERUT IKAN

Bacaan Alkitab: Yunus 1:8-17
Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya. (Yunus 1:17)

Dengan kebesaran-Nya, Allah menyediakan seekor ikan besar untuk menyelamatkan nyawa Yunus. Banyak orang menolak mukjizat ini, dan menganggapnya sebagai khayalan belaka. Namun pada tahun 1933, di pantai Cape Cod, Massachusetts, pernah ditangkap seekor paus biru. Panjangnya 30 meter, lebar mulutnya 3,5 meter. Ikan paus jenis ini mempunyai 4 ruangan dalam perutnya. Di kepalanya terdapat rongga pembesaran sinus sebagai ruang penyimpan udara yang sangat baik, berukuran 2,7 x 2,7 x 5,4 meter. Bila ikan ini menelan sesuatu yang menyebabkan sakit kepala, ia akan berenang ke pantai terdekat dan memuntahkan benda yang ditelannya. Keberadaan ikan paus ini menunjukkan bahwa mukjizat Yunus itu mungkin terjadi.

Kisah Yunus menggambarkan ketidaktaatan Israel dan juga gereja masa kini sebagai umat Allah. Seharusnya mereka semua ini sudah lenyap “ditelan” zaman. Namun oleh karena kemurahan dan kesetiaan Tuhan, umat-Nya masih terus ada hingga saat ini. Pada kenyataannya, bangsa Israel dan umat kristiani kerap kali gagal menjadi hamba Allah yang menyatakan kebenaran dan kasih-Nya bagi dunia. Akan tetapi, Allah tak pernah gagal memelihara umat-Nya, dan tetap setia mewujudkan rencana dan panggilan-Nya bagi kita semua. “Karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar… karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu, baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya… sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia” (Fil. 2:12-15).

KITA SERING GAGAL DALAM MENGIRING KRISTUS,
TAPI DIA TAK PERNAH GAGAL MENOLONG KITA MENJADI SAKSI-NYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/29/renungan-sore-29012016


BERPURA-PURA

Bacaan Alkitab: Kejadian 27:1-40
Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: “Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN.” (Kejadian 27:27)

Seorang wanita memesan tiket pesawat untuk dirinya dan anaknya. Petugas penjual tiket, yang mengenal baik wanita ini, menganjurkannya membeli satu tiket saja. Menurutnya, si anak berbadan mungil sehingga tidak akan ketahuan jika umurnya di atas 3 tahun. Sesaat wanita itu mempertimbangkan anjuran ini sambil membayangkan uang yang bisa dihemat. Akhirnya, ia memutuskan untuk tetap membeli dua tiket sesuai dengan peraturan penerbangan.

Peristiwa tersebut mengingatkan saya pada Ribka, yang menyuruh Yakub berpura-pura menjadi Esau demi mendapatkan berkat anak sulung. Dan, Yakub menuruti perintah ibunya. Ia mengambil kambing untuk diolah ibunya menjadi makanan yang enak (ay. 14). Ia memakai pakaian kepunyaan Esau (ay. 15). Ia berpura-pura menjadi Esau dan menyediakan makanan dan minuman untuk ayahnya (ay. 25). Tepat seperti yang direncanakan, Ishak yang sudah tidak bisa melihat itu tertipu lalu memberikan berkat anak sulung kepada Yakub (ay. 28 dan 29). Namun, Yakub nantinya harus membayar mahal perbuatannya itu dengan menjadi pelarian selama bertahun-tahun.

Berpura-pura dan bersikap tidak jujur memang bisa mendatangkan keuntungan—uang, kedudukan, atau ketenaran. Mungkin orang lain juga tidak akan mengetahui ketidakjujuran itu. Tetapi, Dia yang Maha Melihat itu mengetahuinya dengan jelas. Apakah hati nurani kita bisa tenang? Sanggupkah kita hidup dengan dikejar-kejar perasaan bersalah?

KATAKAN YA, JIKA YA. KATAKAN TIDAK, JIKA TIDAK.
TIDAK PERLU BERPURA-PURA.

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/30/renungan-sore-30012016/

Posted on 31/01/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: