TETAP MELAYANI-NYA & TUJUAN MELAYANI

Edisi : Minggu, 24 Januari 2016

TETAP MELAYANI-NYA
Bacaan Alkitab: Yeremia 43:1-7
Lalu mereka pergi ke tanah Mesir, sebab mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN. Maka sampailah mereka di Tahpanhes. (Yeremia 43:7)

Bekerja di tempat yang nyaman tentu lebih membahagiakan daripada berada di tempat yang kurang kita sukai. Sayangnya, kita tidak selalu berada di tempat yang kita inginkan dan hal itu dapat mengecewakan kita. Kondisi ini lalu memengaruhi sikap kita dalam bekerja dan melayani. Apakah kita tetap berbahagia dan bekerja dengan setia sekalipun tempatnya kurang nyaman?

Yeremia pernah mengalaminya. Saat itu, orang Israel yang tertinggal di Yerusalem mengalami tekanan yang hebat. Sayangnya, mereka tidak mencari pertolongan Tuhan dan lebih percaya kepada beberapa pemimpin yang tidak memiliki visi dan yang tidak mau mendengarkan suara Tuhan. Atas perintah Tuhan, Yeremia tampil dan berusaha mencegah mereka untuk tidak mencari pertolongan ke Mesir. Tapi pemberitaan itu sia-sia dan bangsa itu justru menganggap nabi itu berbohong. Mereka marah dan menawan Yeremia untuk ikut pergi bersama mereka. Sungguh suatu pengalaman yang menyesakkan bagi Yeremia. Karena ditawan, ia terpaksa ikut ke Mesir sehingga nyawanya terancam. Ya, menurut nubuat firman Tuhan, peperangan, kelaparan dan sakit-penyakit akan menyerang mereka di Mesir (42:22). Sungguhpun demikian, ia tetap setia menyampaikan suara Tuhan kepada orang-orang yang keras hati itu.

Dalam menjalani hidup, kita tidak selalu berada di tempat yang yang kita inginkan. Meski tampaknya berat, biarlah komitmen dan kesetiaan kita untuk melayani-Nya tidak berubah. Allah, sumber kasih karunia itu, akan melimpahkan kekuatan-Nya, memampukan kita.

KESULITAN HIDUP MENGUJI KESETIAAN KITA,
ANUGERAH TUHAN MEMAMPUKAN KITA MENGHADAPINYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/23/renungan-sore-23012016
TUJUAN MELAYANI

Bacaan Alkitab: Ibrani 12:1-3
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan membawa iman kita itu kepada kesempurnaan. (Ibrani 12:2)

Pernahkah Anda merasa pelayanan Anda di gereja semakin menurun atau merosot? Biasanya Anda ikut terlibat dalam sebuah pelayanan setiap minggu, namun sudah beberapa bulan Anda bahkan tidak pernah dijadwalkan dalam pelayanan apa pun. Namun demikian, Anda hanya berdiam diri dan malah merasa beruntung nama Anda tidak tertera sebagai petugas pelayanan ibadah di gereja. 

Mungkin Anda merasa majelis penatalayanan menganggap Anda tidak layak untuk ikut terlibat dalam pelayanan tertentu? Atau, Anda mengeluh karena nama Anda hanya tercantum sebagai petugas penyambutan?
Saya pernah merasakan salah satunya. Tetapi, ketika membaca kembali sebuah catatan khotbah yang pernah saya tuliskan beberapa tahun silam, saya merasa ditegur. Di situ tertera: Bagaimana caranya agar pelayanan kita jangan sampai merosot? 

Paling tidak ada dua langkah. Pertama, untuk siapa kita melayani (ay. 2)? Tidak ada pelayanan yang kecil atau besar di hadapan Tuhan. Segala sesuatu yang kita lakukan untuk Tuhan, berharga di mata-Nya. Kedua, buanglah pandangan yang salah terhadap saudara seiman dan arahkanlah pandangan kita hanya kepada Tuhan Yesus. Ayat 3 menekankan bahwa kita seyogyanya mengingat pengurbanan Yesus, agar kita tidak menjadi lemah dan putus asa.

Saya pun kembali merenungkan. Apa tujuan saya melayani? Saya melayani untuk diri sendiri, jemaat, atau untuk Tuhan? Hal itu menolong saya untuk menyikapi pelayanan dengan sepatutnya.

PELAYANAN APA PUN YANG DIPERCAYAKAN KEPADA KITA,
LAKUKANLAH UNTUK TUHAN DENGAN SEGENAP HATI KITA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/22/renungan-sore-22012016/

Posted on 24/01/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: