WARNA YANG SEJATI & KREATIF MENJUAL SISIR

Edisi : Minggu, 17 Januari 2016

WARNA YANG SEJATI

Bacaan Alkitab: Yakobus 1:1-8

Sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. (Yakobus 1:3)

Sekian waktu lalu, di berbagai tempat di Indonesia terjadi heboh batu akik. Ada berbagai macam jenis dan ragam warna. Batu akik bisa tampak mengkilap dan memunculkan warna nan indah setelah melewati proses pemotongan dan penghalusan oleh ahlinya. Dari semula berupa bongkahan batu menjadi benda istimewa dan berharga.

Kehidupan kita kadang kala—bahkan kerap—mengalami ujian, baik secara pribadi, di tengah keluarga, maupun di tengah pekerjaan. Kepada orang kristiani, Yakobus berkata bahwa siapa pun dapat mengalami ujian iman. Ada yang “gugur” di tengah jalan, tetapi ada pula yang berhasil melaluinya dan menghasilkan ketekunan (ay. 3). Alkitab versi The Message mencatat ayat ini secara menarik: “Ujian akan mengasah kita hingga kita dapat menampakkan warna kita yang sebenarnya—yang sejati (shows its true colors).” Sungguh luar biasa “jasa” ujian iman bagi kita, bukan? Untuk diri sendiri, bahkan bagi orang lain di sekeliling kita.

Kebenaran tersebut memperluas lagi pemahaman saya akan peran orang Kristen di dalam dunia: bahwa melalui ujian, kesulitan, dan tantangan hidup, kita sedang diasah sehingga kita dapat mewarnai dunia, menampakkan warna-warna sejati nan indah. Warna-warna yang membuat orang tertarik kepada hidup dan Tuhan yang kita sembah. Keindahan warna seperti apa yang ingin kita tampakkan dari setiap ujian iman yang sudah dan sedang kita hadapi, yang akan membuat orang lain melihat bagaimana Kristus berkarya, mengasah kita?

MELALUI UJIAN IMAN KITA DIASAH
SEHINGGA MENAMPAKKAN WARNA NAN INDAH

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/15/renungan-sore-15012016

KREATIF MENJUAL SISIR

 Bacaan Alkitab: Amsal 2:1-9
Karena TUHAN-lah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. (Amsal 2:6)

 Tiga calon staf pemasaran dites menjual sisir di kompleks biara Shaolin. Tantangan yang cukup pelik karena para biksu berkepala gundul. Calon pertama hanya berhasil menjual satu sisir. Itu pun karena seorang biksu iba melihatnya. Calon kedua berhasil menjual sepuluh sisir. Ia tidak menawarkannya kepada para biksu, tetapi kepada para turis yang berkunjung ke komplek itu. Bagaimana dengan calon ketiga? Ia berhasil menjual 500 sisir! Caranya? Ia menemui kepala biara dan meyakinkan bahwa, dengan dibubuhi tanda tangan kepala biara, sisir itu bisa dijadikan cendera mata unik dari biara itu.

Banyak orang menyalahkan keadaan sebagai penghambat keberhasilan. Kita tidak bisa mengatur keadaan seperti yang kita kehendaki. Karena itu kita memerlukan hikmat untuk mengatasi keadaan dan menemukan solusi terbaik. Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian (ay. 6). Dalam studi, pekerjaan, keluarga, pelayanan, dan kehidupan sehari-hari, banyak masalah yang perlu kita selesaikan.

Hikmat lebih dari sekadar pengetahuan. Hikmat memampukan kita menerapkan pengetahuan yang kita miliki dalam situasi keseharian, termasuk situasi yang pelik. Rasul Yakobus mengingatkan bahwa Allah akan memberikan hikmat dengan murah hati jika kita meminta kepada-Nya (Yak. 1:5). Dengan petunjuk hikmat-Nya, dalam situasi yang tampak buntu sekalipun, kita akan dicelikkan untuk melihat jalan terang dan dimampukan untuk mengatasinya.

TUHAN MENYEDIAKAN SOLUSI TERBAIK UNTUK SETIAP MASALAH,
MINTALAH HIKMAT-NYA UNTUK MENEMUKANNYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/16/renungan-sore-16012016/

Posted on 17/01/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: