KRISTUS, HIDUP KITA! & RESOLUSI

Edisi : Minggu, 03 Januari 2016

KRISTUS, HIDUP KITA!

Bacaan Alkitab: Kolose 3:1-4

Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, tampak kelak, kamu pun akan tampak bersama dengan Dia dalam kemuliaan. (Kolose 3:4)

Mantan bintang NBA, Larry Bird, pernah terpaksa tidak bertanding selama satu musim karena cedera kaki. Ia merasa tersiksa. Seorang wartawan bertanya bagaimana perasaannya selama berhenti dari dunia basket dan Bird mengakui ia mengalami kesukaran untuk menyesuaikan diri. Ia berkata, “Bola basket adalah kehidupan saya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan jika saya tidak bertanding.” Apakah yang dimaksudkan Bird dengan pernyataan itu? Ia bermaksud mengatakan bahwa bola basket (pertandingannya, latihannya, permainannya, pemainnya) telah menyita seluruh waktu dan perhatiannya.

Ketika Paulus menulis tentang “Kristus, yang adalah hidup kita” (ay. 4) kepada jemaat di Kolose, ia menyatakan bahwa seorang pengikut Kristus seharusnya berpusat dan memberikan perhatian penuh pada pribadi Kristus. “Kristus yang adalah hidup kita” sesungguhnya memiliki arti bahwa pribadi-Nya, firman-Nya, kehidupan-Nya, adalah juga menjadi kehidupan kita. Tidak terpisahkan! Semuanya itu telah menyita seluruh waktu dan perhatian kita.

Dalam kondisi apa pun kita mencari pribadi Kristus lebih dari yang lain. Pikiran kita disesuaikan dengan hikmat-Nya, hati kita dengan kehadiran-Nya, dan tangan kita dengan tujuan-Nya. Ke mana saja kita pergi dan apa saja yang kita lakukan, kita senantiasa berkata, “Kami ini utusan-utusan Kristus” (2 Kor. 5:20). Hati kita penuh dengan kerinduan untuk bertindak menurut apa yang dikehendaki-Nya. Demikianlah “Kristus menjadi hidup kita.”

 KETIKA KEBENARAN FIRMAN-NYA MENYATU DALAM KEHIDUPAN KITA,
DEMIKIANLAH KRISTUS TELAH MENJADI HIDUP KITA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/02/renungan-sore-02012016

RESOLUSI

Bacaan Alkitab: Yakobus 4:13-17

Sebenarnya kamu harus berkata, “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yakobus 4:15)

Resolusi. Kata ini sangat identik dengan Tahun Baru. Orang-orang membuat daftar berisi komitmen, rencana, harapan, dan cita-cita yang akan mereka perbuat di tahun yang baru. Namun, dari hasil percakapan dengan banyak teman, resolusi ini kandas bahkan sebelum Januari berakhir. Seorang rekan bahkan berkata, “Resolusi saya tahun ini adalah menyelesaikan target yang terbengkalai tahun lalu, yang sudah saya targetkan sejak tahun sebelumnya.”

Membuat berbagai perencanaan untuk dilakukan di masa depan adalah hal yang baik. Namun, Yakobus mengingatkan kita akan satu hal: Jangan melupakan Tuhan di dalamnya. Mengapa? Karena kita sama sekali tidak memiliki kuasa atas waktu yang akan datang. Hidup kita sama fananya dengan uap yang dapat hilang dalam sekejap. Tidak melibatkan Tuhan menjadikan kita seorang yang congkak (ay.16), mengira kita berkuasa atas hidup kita.

Tidak ada salahnya membuat resolusi di Tahun Baru ini. Namun kita harus ingat prinsip, “Jika Tuhan menghendakinya.” Ini tidak berfungsi sebagai pemanis kata-kata, supaya terkesan rohani. Ketika kita mengucapkannya, kita sungguh-sungguh berserah kepada Tuhan, melibatkan Dia dalam segala perencanaan kita, karena dengan perkenan-Nyalah kita dapat melakukan apa pun. Dengan melibatkan Tuhan, kita pun akan serius dengan resolusi atau komitmen yang kita buat. Dan kalaupun kita tidak membuat resolusi tertentu, itu tak jadi soal, yang penting kita selalu melibatkan Tuhan dalam menjalani Tahun Baru ini dalam anugerah-Nya.

DALAM SETIAP PERENCANAAN KITA, JANGAN JADIKAN TUHAN
SEBAGAI PENONTON, MELAINKAN SEBAGAI PEMIMPIN DAN PENASIHAT

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2016/01/01/renungan-sore-01012016

Posted on 03/01/2016, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: