SYUKURLAH BUKAN SAYA & APA ARTI HIDUPMU?

Edisi : Minggu, 13 Desember 2015

SYUKURLAH BUKAN SAYA

Bacaan Alkitab: Roma 12:9-21

Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! (Roma 12:15)

Seorang pemuda aktivis gereja akhirnya meninggal karena kecelakaan. Ia sempat dirawat dalam keadaan koma selama beberapa minggu di ICU. Keluarganya sangat terpukul kehilangan anak lelaki satu-satunya. Mereka juga bingung memikirkan biaya pemakaman karena dana sudah banyak tersedot selama perawatan di ICU. Seorang kenalan satu gereja mengetahui hal ini. Ia mengajukan diri membiayai seluruh biaya pemakaman mulai dari pembelian peti, kebutuhan ambulans, rumah duka, sampai tanah pemakaman.

Orang-orang di sekitar kita mungkin sedang mengalami kesulitan. Janganlah kita bersikap acuh tak acuh dan berkata, “Syukurlah bukan saya yang mengalaminya.” Rasul Paulus menasihati, hendaklah kita saling mengasihi sebagai saudara (ay. 10), bersukacita dengan orang yang bersukacita, dan menangis dengan orang yang menangis (ay. 15). Kita seharusnya memiliki belas kasihan dan kepedulian. Jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita (1 Kor. 12:26).

Adakah saudara kita yang sedang mengalami kesusahan? Janganlah kita menghindarinya. Sedapat mungkin kita memberikan perhatian dan dukungan dengan menolong dan meringankan beban mereka. Kasih, yang Tuhan ajarkan melalui perumpamaan orang Samaria yang murah hati, bukan hanya berfokus pada diri sendiri, namun juga tertuju kepada sesama kita, lewat berbagai bentuk, seperti rasa sepenanggungan dan kepedulian (Luk. 10:25-37).

 KITA TIDAK DIPANGGIL UNTUK HIDUP SECARA EGOIS,
MELAINKAN UNTUK BERTOLONG-TOLONGAN DENGAN SESAMA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/12/10/renungan-sore-10122015

APA ARTI HIDUPMU?

Bacaan Alkitab: Filipi 1:12-26

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. (Filipi 1:22)

Sebagian orang takut menjadi tua. Sebagian yang lain tidak ingin mati muda. Mana yang benar? Hal menjadi tua bukanlah sesuatu yang menakutkan. Demikian juga sebaliknya, mati muda tidak perlu dianggap sebagai kutukan. Jadi? Kita dapat belajar dari sikap Paulus.

Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, rasul Paulus mengemukakan pergumulan hatinya dalam penjara dengan kemungkinan dihukum mati atau dibebaskan. Ia memang punya keyakinan bahwa ”hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” (ay. 21). Tetapi, kalau ia boleh memilih, manakah yang akan ia pilih? ”Aku di desak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama Kristus—itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu” (ay. 23-24). Yang penting, ”jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah” (ay. 22).

Abraham Lincoln berkata, ”Pada akhirnya, bukan banyaknya tahun hidup kita yang dihitung, melainkan kehidupan dalam tahun-tahun hidup kita.” Sedangkan Richard Brinsley Sheridan berkata, ”Nilai hidup harus diukur dengan garis yang lebih mulia, yaitu kerja dan bukan usia.” Jadi, kita diundang mengisi hidup ini dengan kebaikan Tuhan. Maka hidup ini, entah panjang entah pendek, akan bermakna positif. Mati muda tidak perlu disesalkan; sebaliknya, menjadi tua renta tidak perlu dicemaskan. Yang perlu disesalkan dan dicemaskan adalah kalau hidup kita tidak menghasilkan buah bagi kerajaan Allah.

KAPAN PUN KITA AKAN MATI, PASTIKAN
BAHWA KITA SUDAH MENGHASILKAN BUAH BAGI TUHAN

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/12/11/renungan-sore-11122015

Posted on 13/12/2015, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: