DIKENAL OLEH ALLAH & BEJANA YANG BERSIH

Edisi : Minggu, 8 November 2015

DIKENAL OLEH ALLAH

Bacaan Alkitab: Amos 3:1-8

Hanya kamu yang Kukenal dari segala kaum di muka bumi. (Amos 3:2)

Perikop ini menggambarkan keunikan hubungan bangsa Israel dengan Allah. Di tengah-tengah ketidaksetiaan bangsa Israel, Amos mengingatkan mereka tentang kasih sayang Tuhan yang sudah menebus dan menuntun mereka keluar dari tanah Mesir menuju Kanaan. Tuhan Allah telah memberikan perhatian khusus kepada Israel dan mengakui mereka sebagai milik-Nya yang istimewa di antara semua suku bangsa lain di muka bumi. Hal ini terlihat dari penggunaan kata “kenal” (ay. 2). Kata ini dipakai untuk pertama kalinya dalam kitab Kejadian 18:17-19, yang menggambarkan tentang kedekatan Allah dengan Abraham. Sungguh suatu hubungan yang istimewa!

Akan tetapi, betapa ironis jika kita melihat pembalasan bangsa Israel terhadap kasih sayang Tuhan yang besar tersebut. Mereka tidak setia! Tidak ada dosa yang lebih menyakiti hati Tuhan selain dosa berpaling dari-Nya dan beralih kepada berhala.

Mengetahui bahwa Tuhan mengenal dan mengakui kita sebagai umat-Nya yang istimewa seharusnya membangkitkan rasa syukur yang besar dan sikap yang penuh hormat akan Dia. Tidak cukup sampai di situ. Kita juga perlu belajar mengenal-Nya lebih dalam karena pengenalan yang sejati menuntut relasi, interaksi, dan komunikasi dua arah secara terus-menerus. Mengenal tidak sama dengan “sekadar tahu”. Diperlukan suatu hubungan yang dibangun secara sengaja, bermutu, dan intensif dengan Allah sehingga kita menyatu dengan kehendak-Nya. Dengan demikian, kita semakin memahami maksud panggilan Tuhan yang telah menebus dan memilih kita.

HAK ISTIMEWA YANG LEBIH BESAR SELALU MEMBAWA
KEPADA TANGGUNG JAWAB YANG LEBIH BESAR PULA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/11/07/renungan-sore-07112015

BEJANA YANG BERSIH

 Bacaan Alkitab: Yohanes 15:1-8

Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. (Yohanes 15:3)

“Bang, aku merasa tidak layak untuk datang ke Tuhan tiap kali berbuat dosa. Itu yang membuat aku malas membaca Alkitab, berdoa, dan ke gereja. Bagaimana aku bisa bertobat kalau tiap berbuat dosa malah membuatku merasa makin tidak layak untuk minta ampun?” Pertanyaan itu sering diajukan oleh mereka yang saya muridkan. Saya sendiri juga pernah bertanya seperti itu. Mungkin Anda pun demikian.

Begitulah pola dosa. Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, mereka merasa malu dan bersembunyi dari Allah. Bukannya terdorong untuk bertobat, mereka malah menjadi takut untuk mendekat kepada Allah (Kejadian 3:1-10).

Kita mungkin merasa sudah semestinya Allah menjadi jauh setelah kita mengotori bait Roh Kudus-Nya. Kita merasa tidak layak lagi untuk beribadah dan melayani-Nya. Bahkan ada kata bijak: “Tuhan akan memakai bejana yang retak, jelek, atau kecil, tetapi Tuhan tidak akan pernah memakai bejana yang kotor.”

Bisa jadi ada benarnya. Masalahnya, sikap menjauh setelah berbuat dosa malah tidak akan membersihkan bejana itu. Yudas membuktikannya. Ia menjauh dari Yesus setelah mengkhianati-Nya. Yudas akhirnya mati. Berbeda halnya dengan Petrus. Ia menyesali pengkhianatannya, mau kembali datang kepada Yesus, dan mengalami pembasuhan oleh firman-Nya. Hidup Petrus diubahkan.

Itu kuncinya. Hanya Tuhan Yesus yang dapat mengubahkan hidup kita. Kita justru perlu mendekatlah kepada-Nya, bukannya menjauh, ketika dosa mencengkeram hidup kita. Biarlah firman kebenaran-Nya membasuh dan memulihkan kita hari demi hari.

YESUSLAH AIR HIDUP YANG MEMBERSIHKAN BEJANA HIDUP KITA;
TIDAK ADA BEJANA YANG TERLALU KOTOR UNTUK DIBERSIHKAN-NYA

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/11/04/renungan-sore-04112015

Posted on 08/11/2015, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: