MENYELIDIKI KEBENARAN

Bacaan Alkitab Sore 30 Oktober 2015: Kisah Pr. Rasul 17:10-15

Orang-orang Yahudi di kota itu lebih terbuka hatinya daripada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. (Kisah Pr. Rasul 17:11)

Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 21-22

Ada orang yang cenderung malas, menerima begitu saja khotbah dari mimbar tanpa pernah menyelidiki Kitab Suci secara pribadi. Sebaliknya, ada pula pemimpin gereja yang malah berusaha mematikan sikap kritis: “Sudah, percaya saja, dengar dan lakukan. Ketaatan yang tertunda itu sama saja dengan ketidaktaatan.” Keduanya sama-sama ekstrem dan tidak sehat.

Bagaimana sepatutnya kita merespons pemberitaan firman? Kasus di Berea merupakan sebuah contoh menarik. Pelayanan Paulus saat itu sudah lumayan termasyhur, dan orang Berea menyambut pelayanannya. Mereka menerima pemberitaan Paulus dengan segala kerelaan hati—tetapi apakah mereka menelannya begitu saja? Tidak! Mereka menyelidiki Kitab Suci untuk melihat apakah pengajaran Paulus selaras dengan ajaran kebenaran. Apakah Paulus jengkel, menganggap mereka lancang, dan mencela mereka? Justru sebaliknya! Mereka dipuji sebagai “lebih terbuka hatinya daripada orang-orang Yahudi di Tesalonika”!

Tuhan Yesus berjanji bahwa Roh Kudus menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 16:13). Marilah kita mengandalkan pertolongan-Nya dalam memahami firman-Nya, baik ketika mendalami Kitab Suci secara pribadi maupun ketika menyimak khotbah atau pengajaran seseorang. Selanjutnya, mintalah Roh Kudus untuk memberikan hikmat untuk merespons firman tersebut dalam keseharian kita. Dengan demikian, kita akan sungguh-sungguh bertumbuh dalam kebenaran dan pengenalan akan Tuhan.

KITA TIDAK DAPAT MEMAHAMI KEBENARAN DENGAN “POKOKNYA PERCAYA”,
MELAINKAN DENGAN MENGANDALKAN PERTOLONGAN ROH KUDUS-NYA

sumber: http://renunganharian.net/2015/69-oktober/1574-menyelidiki-kebenaran.html

Posted on 30/10/2015, in Renungan Sore. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: