MEMBERI DIRI & MENGHARGAI ANAK

Edisi : Minggu, 27 September 2015

MEMBERI DIRI

Bacaan Alkitab: Efesus 4:1-16
Dialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus. (Efesus 4:11-12)

Paul Gunadi, pengajar konseling, menekankan, mengkonseling itu memberi diri untuk orang lain. Membuka hati, mungkin pula mengurbankan energi, waktu, dan dana. Namun, mahasiswa cenderung lebih menyukai teknik berbicara efektif. Mereka mengutamakan penguasaan metode memengaruhi dan memperbaiki orang lain. Saya sendiri merasa puas jika konseli menganggap saya mampu menolong mereka dan menyelesaikan masalah mereka.

Kecenderungan untuk bangga kepada diri sendiri juga ada pada jemaat di Efesus yang memperoleh karunia-karunia Roh. Rasul Paulus mengingatkan jemaat, bahwa karunia itu diberikan oleh Yesus Kristus demi pembangunan tubuh Kristus. Anggota jemaat yang merasa mendapat karunia melayani memang cenderung merasa diri penting. Akibatnya, ada kemungkinan mereka justru mengabaikan kebutuhan sesungguhnya dari orang yang dilayani. Itu sebabnya sebelum memaparkan tentang kemampuan khusus yang diberikan Tuhan kepada para rasul, nabi, penginjil, gembala, dan pengajar, Paulus menganggap perlu untuk mengutip nas tentang Kristus. Yaitu bahwa Kristus turun dari tempat tinggi ke tempat terbawah, dan sekarang naik kembali ke tempat yang tertinggi (ay. 8-10). Kutipan nas itu ingin menekankan kasih Kristus yang memberi karunia pelayanan serta kerendahan hati Kristus yang tidak mementingkan gengsi pribadi.

Bila kita diberi karunia untuk melayani, ingatlah, tujuan pemberian itu adalah untuk pembangunan tubuh Kristus. Kita diminta untuk melayani-Nya dengan kasih dan kerendahan hati, bukan untuk membangun kesan positif orang lain kepada kita.

MARI MELAYANI DENGAN SIKAP HATI SEPERTI KRISTUS
DENGAN KASIH DAN KERENDAHAN HATI

 sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/09/24/renungan-sore-24092015

MENGHARGAI ANAK

 Bacaan Alkitab: Matius 18:6-11
Ingatlah, jangan menganggap rendah salah seorang dari anak-anak kecil ini. (Matius 18:10)

Berdasarkan data Komisi Nasional Perlindungan Anak, sepanjang tahun 2013 terjadi 1.620 kasus kekerasan terhadap anak, yang terdiri atas kekerasan fisik (30%), kekerasan emosional (19%), dan yang tertinggi adalah kekerasan seksual (51%). Statistik yang memprihatinkan. Anak-anak yang semestinya dirawat dan ditumbuhkembangkan jadi pribadi unggul, malah jadi korban kekerasan.

Yesus mengecam keras orang yang memperlakukan anak kecil secara jahat. “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut” (ay. 6). Kata “menyesatkan”, skandalizo, berarti menjerat, membuat tersandung, menyebabkan orang meninggalkan jalan yang benar. Yesus serius memperhatikan iman anak kecil sehingga Dia serius menghukum orang yang menyesatkan anak kecil. Yesus sangat menghargai anak kecil dan menentang orang yang merendahkan mereka.

Peringatan Yesus itu dalam konteks iman, namun dapat diterapkan secara lebih luas. Banyak orangtua kurang menghargai anak dengan membanding-bandingkan anak dengan anak lain, berfokus pada kesalahan anak, tidak memberi anak kesempatan berbicara atau mengemukakan pendapat, dan sebagainya. Perlakuan semacam ini dapat berdampak buruk, tak kalah dari kekerasan secara fisik. Karena itu, biarlah kasih Yesus di dalam hati kita, mengajar kita untuk mengasihi anak-anak seperti Yesus mengasihi mereka. Kiranya pula anak-anak itu boleh mengenal Tuhan mereka sejak dini.

MENGASIHI ANAK BERARTI MENGHARGAI MEREKA
DAN MENOLONG MEREKA MENGALAMI KASIH TUHAN

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/09/26/renungan-sore-26092015/

Posted on 27/09/2015, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: