MERAWAT HATI & KEKERINGAN ROHANI

Edisi : Minggu, 20 September 2015

MERAWAT HATI

Bacaan Alkitab: 1 Raja-Raja 11:1-13

Sebab pada waktu Salomo sudah tua, istri-istrinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. (1 Raja-Raja 11:4)

Merawat sesuatu biasanya tidak mudah, seperti dialami kolektor tanaman hias langka berharga mahal. Begitu sayang kepada tanamannya, ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk merawatnya. Membersihkan daun, menyirami, memberikan pupuk, bahkan mengamati dengan teliti setiap lembar daun kalau-kalau ada hama, dilakukannya dengan tekun. “Tanaman-tanaman ini begitu berharga, sedikit saja kita lalai, tanaman itu bisa rusak!” ujarnya.

Hati yang semula tulus tidak dijamin akan tulus terus seumur hidup bila tidak dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Merawat hati memerlukan ketegasan untuk hidup berdasarkan prinsip firman Tuhan. Salomo mungkin merasa yakin bahwa imannya tak akan goyah bila ia bergaul dan menikahi perempuan kafir. Bahkan, Salomo mungkin juga yakin bahwa dirinya yang akan memengaruhi istri-istrinya. Ternyata, ia keliru! Istri-istrinyalah yang memengaruhi dirinya. Salomo tidak sanggup mempertahankan ketulusan hatinya. Hatinya mulai condong kepada ilah lain setelah ia menjadi tua. Ia jatuh dalam dosa karena mengabaikan petunjuk Tuhan (Kel. 34:16; Ul. 7:3-4).

Firman Tuhan adalah terang dan pelita yang akan menerangi hati dan langkah kita. Tindakan mengabaikan firman-Nya adalah celah bagi Iblis untuk mencondongkan hati kita kepada dosa. Marilah membuang jauh-jauh pikiran bahwa diri kita begitu kuat dan kebal terhadap pengaruh dosa. Kehadiran firman Tuhan setiap harilah yang mampu menjaga dan merawat hati kita tetap benar di hadapan-Nya.

TANPA KOMITMEN UNTUK HIDUP MENURUT PRINSIP FIRMAN ALLAH,
HATI KITA AKAN MUDAH TERGODA UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/09/19/renungan-sore-19092015

KEKERINGAN ROHANI

Bacaan Alkitab: Keluaran 17: 1-7

Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: “Berikanlah air kepada kami supaya kami dapat minum.” Tetapi Musa berkata kepada mereka: “Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?” (Keluaran 17:2)

Ketika masih kuliah saya mengalami kemarau panjang yang sangat merepotkan. Ketika itu saya tinggal di kos bersama lima orang teman. Kami harus sangat berhemat agar persediaan air cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Demi menghemat air, kami antara lain makan dengan menggunakan kertas makan, bukan piring. Sungguh tersiksa kami saat itu.

Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan kita. Bahkan saat menghabiskan waktu untuk melakukan aktivitas ringan pun, kita membutuhkan air untuk minum. Wajar jika masalah kekurangan air yang dialami oleh bangsa Israel di padang gurun membuat mereka resah. Tetapi, yang membuat tidak wajar adalah ketika mereka bersungut-sungut dan kehilangan kepercayaan kepada Tuhan. Mereka tidak hanya mengalami kekeringan secara jasmani, namun juga rohani. Mereka telah mengalami penyertaan dan pemeliharaan Tuhan di sepanjang perjalanan dari tanah Mesir. Tetapi, mereka belum juga belajar bersandar kepada Tuhan.

Di balik dahaga jasmani yang mereka alami, sesungguhnya bangsa Israel mengalami dahaga rohani. Hal inilah yang menjadikan mereka merasa lebih baik tinggal di Mesir. Mereka tidak memahami arti kemerdekaan dari perbudakan. Kekeringan rohani membutakan mereka akan kehadiran Tuhan yang menyegarkan hidup, yang menjanjikan hari depan penuh harapan. Apakah kita mengalami kekeringan rohani? Jangan biarkan jiwa kita mengalami gejala kekeringan dan dahaga. Mari segarkan dahaga kita dengan meminum air hidup yang Tuhan sediakan!

MINUMLAH AIR HIDUP YANG TUHAN SEDIAKAN!
NISCAYA KITA TIDAK AKAN PERNAH DAHAGA SELAMANYA.

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/09/18/renungan-sore-18092015/

Posted on 20/09/2015, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: