ABDI YANG MENGABDI & MENABURKAN SEMANGAT

Edisi : Minggu, 10 Mei 2015

ABDI YANG MENGABDI

Bacaan Alkitab : 1 Petrus 5:1-11

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. (1 Petrus 5:2)

Apakah Anda tahu “abdi dalem”? Abdi dalem adalah hamba yang mengabdi kepada raja, membantu mengerjakan urusan rumah tangga istana sesuai dengan bidang pelayanannya. Tidak sembarang orang dapat menjadi abdi dalem. Mereka harus lolos seleksi, memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas. Syarat yang tidak mudah, bukan?

Jika kita berpikir bahwa mereka mendapatkan imbalan yang besar, itu salah. Jika kita menilainya berdasarkan gaji yang mereka dapatkan, upah mereka sangatlah kecil. Toh keadaan itu tidak mengalangi mereka untuk terus mengabdi. Mereka bersedia mengabdi kepada raja dengan motivasi untuk mendedikasikan hidup mereka. Dengan itu, mereka mendapatkan kepuasaan batin dan ketenteraman hidup. Mereka menjadi abdi dalem sebagai sebuah kebanggaan terhadap diri mereka karena bisa melayani seorang raja.

Rasul Petrus mengingatkan kita supaya memiliki motivasi yang benar dalam melayani Tuhan. Kita melayani berdasarkan kerelaan dan kerinduan untuk mengabdikan diri kepada Tuhan (ay. 2). Kita melayani bukan untuk memerintah orang lain, melainkan untuk menjadi teladan hidup (ay.3). Jika seorang abdi dalem dapat mengabdi kepada rajanya tanpa memikirkan keuntungan pribadi, terlebih lagi kita. Upah sejati yang disediakan bagi kita sesungguhnya tidak dapat dibandingkan dengan harta dunia sebesar apa pun. Ya, Tuhan memberikan kepada kita mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu (ay. 4). Marilah kita menjalankan pelayanan dengan sikap dan motivasi yang benar tersebut.

ORANG YANG SUNGGUH-SUNGGUH MENGABDIKAN DIRI
TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN BAGI DIRINYA SENDIRI

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/05/08/renungan-sore-08052015/

MENABURKAN SEMANGAT

Bacaan Alkitab : Yesaya 50:4-11

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. (Yesaya 50:4)

Beberapa kali, saya sengaja mengajak berbicara dengan beberapa orang. Saya masuk ke dunia mereka dan membangun persahabatan. Mereka memiliki latar belakang pekerjaan sebagai petugas keamanan, petugas kebersihan, buruh bangunan, pedagang kaki lima, sopir angkutan kota, dan sebagainya. Saya mendapati, sebagian besar dari mereka menjalani hidup dengan beban mental yang berat. Kebanyakan mereka mengeluh karena tekanan kebutuhan ekonomi.

Ketika kembali berkomunikasi dengan mereka, saya memberikan sedikit kata-kata motivasi, agar mereka mampu menjalani setiap proses kehidupan dengan baik. Hasilnya, ada sebagian orang yang berubah. Di sela-sela waktu luang, mereka mulai melakukan pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan. Ada yang menerima jasa pijat, juru kebun paruh waktu, atau membuka warung di rumah.

Kita dipanggil untuk menjadi murid Yesus Kristus. Tuhan telah memperlengkapi kita dengan lidah seorang murid. Lidah yang mampu memberi semangat baru kepada orang yang letih, lesu, dan berbeban berat. Setiap pagi Tuhan mempertajam pendengaran kita untuk mendengarkan perkataan firman-Nya.

Dalam saat teduh pagi, izinkan Tuhan berbicara, menyatakan kebenaran firman-Nya, dan bekerja dalam diri kita. Biarlah kita sendiri dikuatkan dan diperlengkapi oleh kebenaran-Nya. Kemudian, dalam aktivitas keseharian, kita dimampukan untuk membangkitkan semangat orang-orang yang kita temui.

MENABUR SEMANGAT MERUPAKAN KEKUATAN TERBESAR
YANG DAPAT MEMBUKA JALAN UNTUK MENGATASI KESULITAN

 sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2015/05/07/renungan-sore-07052015/

Posted on 10/05/2015, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: