FIRMAN TUHAN: Sebagai Fondasi Hidup (2)

Bacaan Alkitab Pagi 21 Maret 2015:  Lukas 6:46-49

“Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya–Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan–,”  Lukas 6:47

Fondasi yang membangun hidup kita akan kuat dan kokoh apabila kita menjadikan firman Tuhan sebagai makanan rohani setiap hari.  “…yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”  (Mazmur 1:2-3).  Saat itulah kehidupan kita akan semakin dibawa lebih tinggi dan semakin tinggi,  “…seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”  (Yesaya 40:31).  Di tempat yang tinggi itulah kita akan melihat dan mengalami perkara-perkara besar dinyatakan.

Jika kita mendasari hidup kita dengan firman Tuhan, maka daya tahan kita terhadap goncangan akan semakin kuat;  jika tidak, keadaan kita akan sama seperti  “…orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”  (Matius 7:26-27).  Sedikit goncangan atau masalah terjadi hidup kita akan porak-poranda dan hancur berkeping-keping.  Kunci kekuatan itu adalah datang kepada Tuhan Yesus dan percaya kepada-Nya karena Dia adalah Batu Karang yang teguh  (baca  1 Korintus 10:4).  Berbekal percaya saja dan punya pengetahuan tentang firman saja tidaklah cukup, kita juga harus melakukan firman yang telah kita dengar dan pelajari, sebab  “Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.”  (Yakobus 2:17).  Tuhan berkata,  “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”  (Matius 7:21).

Rajin beribadah, rajin pelayanan dan rajin membaca Alkitab tanpa disertai perbuatan nyata sesuai firman-Nya tidak akan membawa hasil yang maksimal.

Janji-janji Tuhan disediakan bagi orang yang membangun hidupnya di atas Batu Karang  (Tuhan Yesus)  dengan ketaatan.
sumber: http://airhidupblog.blogspot.com/2015/03/firman-tuhan-sebagai-fondasi-hidup-2.html

Posted on 21/03/2015, in Renungan Pagi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: