MELIHAT LEBIH DALAM & MIMPI YANG TERWUJUD

MELIHAT LEBIH DALAM

Bacaan Alkitab: 1 Samuel 16:1-13
Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. (1 Samuel 16:7)
Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 22-24

Pada acara Britain’s Got Talent 2009, seorang perempuan paruh baya menghadap dewan juri, lalu memperkenalkan diri sebagai kontestan. Ia mengaku berasal dari sebuah daerah yang tidak terlalu terkenal, tetapi berkata bahwa dirinya telah dipersiapkan sejak lama untuk menjadi penyanyi profesional. Melihat penampilannya yang lugu dan klaimnya yang terlalu berani, para juri hanya tersenyum. Beberapa penonton tertawa sinis. Namun, begitu perempuan itu mulai melantunkan lagu, reaksi mereka berubah. Keraguan berganti jadi kekaguman. Tak ada yang menyangka sosok yang sederhana itu ternyata bisa menyanyi dengan indah, dan pada babak final tampil sebagai runner-up. Namanya Susan Boyle.

Samuel pada awalnya juga memandang sebelah mata pada Daud. Ketika Tuhan meminta Samuel mengurapi raja yang baru, ia mengira bahwa kandidat yang pantas ialah anak Isai yang bertubuh tinggi besar, yang cocok untuk maju berperang. Ia terkejut ketika Tuhan justru memilih Daud, yang setiap hari menggembalakan domba. Ya, Tuhan mampu melihat lebih dalam daripada daya lihat manusia.

Kadang-kadang kita juga gagal menilai orang dengan benar. Mungkin kita menganggap rendah orang lain berdasarkan kesan pertama yang kurang meyakinkan, padahal ia sebenarnya berpotensi besar, bahkan mungkin lebih baik dari kita. Sepatutnya kita tidak terbiasa buru-buru menilai seseorang dari penampilannya, namun belajar untuk sungguh-sungguh mengenal dan menghargainya dengan sebaik mungkin.

MANUSIA SERING HANYA MELIHAT APA YANG DI DEPAN MATA,
LALU TERTIPU OLEH MATANYA SENDIRI

sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2014/03/21/renungan-sore-21032014/

MIMPI YANG TERWUJUD

Bacaan Alkitab: 2 Raja-Raja 2:1-18

“Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu.” Jawab Elisa: ‘Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu.'” 2 Raja-Raja 2:9

Elisa mempunyai mimpi dan keinginan besar dalam hidupnya yaitu mendapatkan dua bagian dari roh Elia. Secara manusia impian atau keinginan Elisa itu sulit dan tidak mungkin untuk diwujudkan seperti dikatakan Elia kepadanya:, Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi. (2 Raja-Raja 2:10).

Meski mustahil secara manusia, Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya! (Markus 9:23). Akhirnya impian atau keinginan Elisa tersebut menjadi kenyataan setelah ia melihat Elia naik ke sorga. “...tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: ‘Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!’ Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan. Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. (2 Raja-Raja 2:11-12). Jika kita mau berusaha dan berjuang, apa yang kita impikan pasti akan menjadi kenyataan.

Elisa menginginkan dua bagian roh Elia, artinya ia memiliki rasa haus dan lapar terhadap perkara-perkara rohani; ia rindu hidupnya dipakai Tuhan secara luar biasa seperti yang terjadi pada diri Elia. Yesus berkata, Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. (Matius 5:60. Elisa mengalami breakthrough dalam pelayanan, Elisa berjalan dalam urapan Tuhan. Ketika Roh Kudus dicurahkan, perkara-perkara besar terjadi. …kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah 1:8). Setelah menerima urapan dua bagian, di mana pun Elisa melayani, pelayanannya membawa dampak yang luar biasa.

Tuhan memberikan mimpi dan menaruh keinginan serta rencanaNya di dalam hidup orang percaya, dan mimpi itu akan terwujud seiring dengan besarnya kerinduan dan keinginan kita untuk dipakai sebagai alat kemuliaanNya.
sumber: https://gbimutiara.wordpress.com/2014/03/22/renungan-pagi-22032014

Posted on 23/03/2014, in Warta. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: