Category Archives: Renungan

MENGHINA PENCIPTA?

Bacaan Alkitab Sore 1 November 2014: Amsal 14:14-35

Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. (Amsal 14:31)

Bacaan Alkitab Setahun: Yohanes 1-3

Peraturan Daerah tentang Kesetaraan dan Pemberdayaan Difabel (2013) di Wonogiri, Jawa Tengah, menarik untuk dicermati. Menurut peraturan tersebut, orang yang terbukti menghina kaum difabel dapat dikenai denda sebesar 50 juta rupiah. Banyak pihak memberi apresiasi tinggi atas kebijakan ini. Diharapkan, hal itu berdampak positif dan menyadarkan orang untuk lebih menghargai kaum difabel.

Read the rest of this entry

MENGAPA TIDAK BERJAGA-JAGA? (1)

Bacaan Alkitab Pagi 1 November 2014:  Kolose 4:1-6

“Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.”  Kolose 4:2

Berjaga-jaga berarti waspada terhadap segala kemungkinan, terutama dalam hal-hal negatif.  Berjaga-jaga juga berarti sikap bersiap-siap, awas atau berhati-hati.  Mengapa kita harus selalu berjaga-jaga?  Karena hari-hari yang kita jalani ini penuh kejutan, perubahan, percepatan atau hal-hal tak terduga yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.  Tak ada seorang pun tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, karena itu  Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.”  (Amsal 27:1).  Samuel Taylor Coleridge dengan sangat bijak berkata,  “Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini.”

Read the rest of this entry

AMBISI

Bacaan Alkitab Sore 31 Oktober 2014: Matius 20:20-28

Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” (Matius 20:21)

Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 23-24

Katak dapat melambangkan sikap yang ambisius. Coba perhatikan gaya katak mencari mangsa. Mereka akan menendang ke bawah agar bisa meloncat ke atas dengan lidah dijulurkan, sedangkan kaki depannya mengayuh ke belakang. Bukankah hal itu mengingatkan pada lagak orang yang ambisius? Mereka menjulurkan lidah untuk menjilat atasan. Atasan yang tidak sadar pasti menjadi mangsanya. Terhadap rekan selevel ia mencoba menyingkirkannya. Apalagi terhadap orang-orang yang berada di bawahnya. Agar bisa naik, ia memanfaatkan bawahannya sebagai tumpuan kakinya.

Read the rest of this entry

HIDUP PENUH KEJUTAN

Bacaan Alkitab Pagi 31 Oktober 2014:  Ayub 14:1-22

“Seperti bunga ia berkembang, lalu layu, seperti bayang-bayang ia hilang lenyap dan tidak dapat bertahan.”  (Ayub 14:2).

Suatu kenyataan hidup yang tak dapat dipungkiri bahwa perjalanan hidup manusia di dunia ini selalu diwarnai dengan kejutan-kejutan:  kadang ada tawa, sekejap kemudian berganti dengan tangis;  ada keberhasilan, tapi tidak sedikit pula yang harus menelan pahitnya kegagalan.  Kejutan demi kejutan kadangkala seperti sebuah hantaman palu yang datang secara bertubi-tubi.  Kejutan ini bisa menghampiri siapa saja, baik itu orang Kristen awam atau bahkan seorang hamba Tuhan sekalipun.

Read the rest of this entry

ALAM DAN MANUSIA

Bacaan Alkitab Sore 30 Oktober 2014: Kejadian 3:14-19

… terkutuklah tanah karena engkau… semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu. (Kejadian 3:17-18)

Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 21-22

Terusirnya manusia dari Taman Eden adalah konsekuensi dari dosa yang tidak diakui dan diselesaikan. Selain merusak hubungan Allah-manusia dan antarmanusia, dosa juga merusak hubungan antara manusia dan alam tempat tinggalnya. Bumi menjadi tempat yang terkutuk—bahkan menumbuhkan semak duri. Bencana alam mewakili betapa tak bersahabatnya bumi terhadap manusia penghuninya. Sungguh, sangat kontras dengan keadaan Eden yang indah dan nyaman.

Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 222 other followers