Category Archives: Renungan

DIPUKUL JATUH

Bacaan Alkitab Sore 21 Oktober 2014: Kisah Pr. Rasul 9:1-19a

Ia rebah ke tanah dan mendengar suara yang berkata kepadanya, “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” (Kisah Pr. Rasul 9:4)

Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 2-3

Pada Januari 1988, dalam perjalanan tur musik mereka, mobil grup band Shaded Red (sebuah grup band rohani) tiba-tiba menabrak sebongkah es hingga mobil itu hancur. Sang pemain drum, Chris Yoeman, tewas seketika dan sang gitaris, Jon Roberts, mengalami luka parah. Tulang panggul Roberts remuk. “Saya tidak bisa bermain gitar kurang lebih tiga bulan lamanya. Saya dilanda rasa sakit dan rasa bersalah yang besar,” kenang Roberts. Lima bulan kemudian, Shaded Red kembali bermusik. “Peristiwa itu memberi kami tambahan kedalaman,” ujar Jamey Roberts, saudara Jon yang juga anggota band itu. “Ketika kami bicara tentang harapan di dalam Kristus, bahwa Allah lebih besar daripada permasalahan Anda, itu bukan sekedar kata-kata. Kami mengalaminya.”

Read the rest of this entry

KELUARGA TAKUT AKAN TUHAN: Banyak Berkatnya (2)

Bacaan Alkitab Pagi 21 Oktober 2014:  Mazmur 127:1-5

“sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.”  Mazmur 127:2b

Meski sebagai sel terkecil dari masyarakat, keberadaan keluarga justru memiliki peranan yang sangat vital.  Jika sebuah keluarga dalam keadaan baik, harmonis dan diberkati, hal ini akan berdampak positif kepada masyarakat secara luas.  Sebaliknya bila dari sel terkecil ini  (keluarga)  sudah punya banyak sekali masalah, hal itu juga akan berdampak buruk bagi masyarakat luar.  Contoh:  ada banyak kasus kenakalan remaja berawal dari keadaan keluarga yang broken home.  Karena itu kita harus mendasari keluarga kita dengan iman yang kuat dengan menanamkan hati yang takut akan Tuhan.

Read the rest of this entry

PENGAMPUNAN vs PENGHUKUMAN

Bacaan Alkitab Sore 20 Oktober 2014: Yohanes 8:8-19

Akulah terang dunia; siapa saja yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang kehidupan. (Yohanes 8:12)

Bacaan Alkitab Setahun: Lukas 1

Benarkah kejahatan bakal sirna bila pelaku kejahatan dihukum seberatberatnya? Apakah itu akan menimbulkan efek jera bagi orang lain yang berencana berbuat jahat? Kejahatan-dalam bentuk paling ringan sampai paling sadis-telah hadir setua umur manusia yang terjerembab dalam dosa. Sebab, manusia hidup berpaling dari Allah, Sang Pencipta. Dan, peradaban manusia-dari yang paling primitif sampai yang paling modern-sudah menerapkan sistem hukuman, dari yang paling sadis sampai yang paling bermartabat. Namun sesungguhnya, hukuman tersebut tidak menimbulkan efek jera.

Read the rest of this entry

KELUARGA TAKUT AKAN TUHAN: Banyak Berkatnya (1)

Bacaan Alkitab Pagi 20 Oktober 2014:  Mazmur 127:1-5

Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya;”  Mazmur 127:1

Orang dunia berprinsip bahwa sebuah keluarga akan berbahagia bila mereka memiliki uang dan harta kekayaan yang berlimpah.  Benarkah?  Sesungguhnya, apalah artinya berlimpah materi jika kita sendiri tidak menikmatinya.  Bukankah ada banyak orang kaya di dunia ini yang hidupnya justru tidak bahagia?  Hari-hari mereka dipenuhi kekuatiran, kecemasan, was-was, sakit-sakitan, konflik dan sebagainya.  Namun keluarga yang senantiasa mengandalkan Tuhan dan punya rasa takut akan Tuhan selain akan mengalami berkat-berkat Tuhan secara jasmani, juga akan menikmati berkat-berkat rohani yaitu kebahagiaan, ketenteraman, ketenangan, sukacita, perlindungan, dan damai sejahtera.

Read the rest of this entry

UJIAN KASIH

Bacaan Alkitab Sore 19 Oktober 2014: Yohanes 13:31-35

Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. (Yohanes 13:34)

Bacaan Alkitab Setahun:   Markus 14-16

Seorang suami tertangkap basah oleh istrinya ketika sedang berselingkuh. Tak pelak lagi sang istri sangat kecewa. Oleh nasihat seorang konselor pernikahan, mereka meninggalkan aktivitas rutin dan pergi berdua selama beberapa hari. Melewatkan waktu bersama, berdoa, dan bercakap-cakap serta mendengar satu sama lain. Suatu malam, sang suami menemukan sepucuk kartu di atas bantal. Di sana tertulis, “Lebih baik saya melakukan sesuatu bersamamu daripada tidak bersama dirimu. Aku memaafkanmu. Tetaplah bersama.”

Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 222 other followers